Hasil karya sayembara desain mahasiswa DAFT yang telah dikirimkan untuk mengikuti Sayembara Desain Toilet Umum 2017 yang diselenggarakan oleh GBC Indonesia dan berhasil masuk 10 besar kategori destinasi wisata kawasan pantai.

Semoga mampu memotivasi teman-teman serta pejuang karya yang lain untuk terus berkarya.
"Ini karya mereka, mana karyamu?"


Anggota Kelompok 

Elgin Valiant Woga           (21020115120022)
Wicaksena Dwi Sutrisno   (21020115120057)
Nasrullah Dahlan Lubis    (21020115130071)







Hasil karya sayembara desain mahasiswa DAFT yang telah dikirimkan untuk mengikuti sayembara Sepekan Arsitektur 2017 yang diadakan oleh Jurusan Arsitektur Universitas Atmajaya dan berhasil masuk 15 besar!

Semoga mampu memotivasi teman-teman serta pejuang karya yang lain untuk terus berkarya.
"Ini karya mereka, mana karyamu?'

Anggota Kelompok 
Febriyanto Hartoyo   (21020114120028)
Oky Septian Tiarso   (21020114120041)
Panji Pradipta           (21020114120057)






Hasil karya sayembara desain mahasiswa DAFT yang telah dikirimkan untuk mengikuti sayembara Archfest yang diadakan oleh Jurusan Arsitektur Universitas Kristen Petra.

Semoga mampu memotivasi teman-teman serta pejuang karya yang lain untuk terus berkarya.
"Ini karya mereka, mana karyamu?'

Hasil sayembara ini berhasil masuk 10 besar dan akan di presentasikan pada 1-2 Maret 2017! 
Ayo kita dukung dan doakan! 

Anggota Kelompok 
Andhika Pradana (21020114120039)
Aprilea S Ariadi  (21020114120048)









Silahkan kunjungi link di bawah ini jika ingin tahu lebih lanjut! 

http://www.coroflot.com/dikadal
https://www.behance.net/asariadi






Sabtu, 22 Oktober 2016, telah dilaksanakan Tasyakuran (syukuran) sebagai rasa syukur telah selesainya pembangunan gazebo di Mangrove Edu Park, Pantai Maron, Semarang. Pembangunan gazebo ini merupakan  Salah satu rangkaian acara MINIATUR 2016, yaitu pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat ini telah berlangsung sejak 19 Agustus hingga 8 Oktober 2016 lalu.
Acara Tasyakuran Pengmas MINIATUR ini dimulai dengan sambutan dari Tomi (2014), selaku ketua Pengabdian Masyarakat, Ricky Mandala (2013) selaku Ketua Himpunan HMA Amoghasida 2016, Ir. Satrio Nugroho selaku ketua IAI jateng, serta Dr. Ir. Atiek Suprapti yang mewakili Ketua Departemen Arsitektur Undip. Ibu Istantri dari Phapros dan Pak Ros, salah satu pengelola Mangrove Edu Park juga turut menghadiri Tasyakuran Pengabdian Masyarakat ini.

"Sudah seharusnya banyak acara begini, yang pandai harus turun ke bawah untuk berbagi pengetahuan pada masyarakat," ujar Pak Ros dalam sambutannya. Ibu Istantri dari phapros juga menyam
paikan bahwa dalam melestarikan lingkungan alam, tidak bisa hanya orang-orang yang setiap hari terlibat seperti para petani mangrove saja, namun dibutuhkan juga partisipasi dari seluruh masyarakat.
Dr. Ir. Atiek Suprapti, MT mewakili Kepala Departemen Arsitektur Undip meyerahkan potongan tumpeng pada Pak Ros, pengelola Mangrove Edu Park pada acara Tasyakuran Pengmas MINIATUR.

Dalam proses pembangunannya, mahasiswa DAFT Undip bekerja sama dengan para para pengelola Mangrive Edu Park. Terdapat proses saling belajar dan bertukar ilmu, antara mahasiswa yang mendapat ilmu di kelas dengan para pengelola yang lebih ahli di lapangan. Berbagai masukan dipertimbangkan tim desain Pengmas hingga akhirnya mendapat desain gazebo terbaik yang dapat direalisasikan. Juga, pada proses konstruksinya, mahasiswa tak lepas dari saran-saran para petani mangrove yang sudah lebih mengenal site.
Pembangunan gazebo ini juga bertujuan membantu para petani untuk lebih membangun dan mengembangkan wisata Mangrove Edu Park. Pada mulanya, hanya ada dua gazebo yang berdiri sebagai sarana istirahat untuk para pengunjung yg datang ke Mangrove Edu Park. Maka dengan inisiatif Panitia Pengmas MINIATUR bersama mahasiswa DAFT Undip, serta bantuan dari IAI Jateng juga para petani mangrove, diputuskan untuk membangun balai berukuran 3mx4m dengan bahan dasar bambu.

Proses Konstruksi Gazebo Mangrove Edu Park.

Panitia Pengmas MINIATUR 2016 bersama mahasiswa DAFT Undip, bergotong royong membangun Gazebo Mangrove Edu Park.



Kedepannya, pengabdian ini direncanakan tidak berhenti sampai disini. Pihak PT. Phapros selaku pengembang utama Mangrove Edu Park turut mengharapkan mahasiswa arsitektur Undip akan selalu berjalan berdampingan dalam melestarikan lingkungan dan turut mendesain balai-balai baru untuk pembangunan selanjutnya.
Harapannya, dengan berdirinya gazebo ini dapat menjadi semangat bagi mahasiswa DAFT Undip untuk dapat berkarya sekaligus memperhatikan lingkungan sekitarnya. Juga, diharapkan dengan hadirnya gazebo ini, para petani mangrove bisa lebih semangat dlm mengelola Mangrove Edu Park.

Salah satu karya peserta lomba sketsa Tasyakuran Pengmas MINIATUR.

Selain potong tumpeng sebagai simbol syukur selesainya pembangunan balai karya mahasiswa DAFT Undip ini, acara Tasyakuran ini juga diramaikan dengan penanaman mangrove di Mangrove Edu Park, lomba foto Instagram, dan lomba sketsa.
Penasaran dengan hasil akhir gazebo karya mahasiswa DAFT Undip di Mangrove Edu Park? Kamu bisa datang langsung ke Mangrove Edu Park, Pantai Maron, Semarang atau saksikan dokumentasi lengkapnya di Closing MINIATUR 2016 pada 12-13 November mendatang!  [Q-Aul/Galeri+]



         Senin,12 September 2016 lalu, masyarakat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha atau biasa kita sebut dengan Hari Raya Qurban. Masyarakat muslim melaksanakan qurban bagi yang mampu, baik dengan berqurban sapi, kambing, ataupun domba. Perayaan Hari Raya Qurban pun juga terasa di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik.
          DAFT juga ikut melakukan pemotongan hewan qurban. Hewan qurban yang dipotong di DAFT pada hari Senin lalu, ada 1 ekor sapi, 1 ekor domba, dan 1 ekor kambing. Satu ekor domba merupakan qurban dari Kresno 2014, dan 1 ekor kambing qurban dari Zakki 2012. Hewan qurban dibeli dari sumbangan mahasiswa S1, D3 dan dosen DAFT. Total dana yang disumbangkan untuk hewan qurban dari mahasiswa S1 dan D3 mencapai 5 juta lebih dan telah dibelikan 2 ekor kambing yang disumbangkan untuk masjid di lingkungan sekitar, dan sisanya bersama dengan dana sumbangan dari dosen DAFT telah dibelikan sapi.


Para warga DAFT dan mahasiswa memotong hewan qurban

          Setelah sholat Idul Adha, Kampus Arsitektur pun ramai oleh mahasiswa – mahasiswi, pengurus kampus, serta warga DAFT lainnya yang bersiap – siap untuk pemotongan hewan qurban. Pemotongan hewan qurban dimulai pukul 09.00 sampai pukul 11.30. Pemotongan di lakukan di ruang terbuka di depan gedung Eko Budiharjo. Warga serta pengurus DAFT dan mahasiswa pun berhasil memotong sapi, domba, dan kambing yang ada. Daging qurban dibagi oleh mahasiswa – mahasiswi yang datang, yang nantinya akan dibagikan ke pemberi hewan qurban, warga dan mahasiswa DAFT, dan juga disalurkan untuk di berikan ke masjid – masjid.

Mahasiswa memotong dan membagi daging qurban

         Acara tahunan di DAFT ini berjalan lancar dan lebih ramai dibandingkan tahun kemarin. Beberapa dosen pun ikut hadir seperti Pak Ir. H. Indriastjario, M.Eng, dan Pak Ir.Budi Sudarwanto, M.Si. Semoga di tahun – tahun kedepan acara ini jauh lebih baik, dan Selamat Idul Adha bagi umat muslim yang merayakan! (R/N)